Eksplorasi keagungan arsitektur peninggalan Sri Sultan Hamengku Buwono II melalui pengalaman Virtual Tour 360 derajat interaktif.
Mulai Tur VirtualDibangun pada tahun 1785 oleh Sultan Hamengku Buwono II (saat masih bergelar Pangeran Sundoro), situs ini dulunya berfungsi sebagai pesanggrahan sekaligus benteng pertahanan. Berbeda dengan Tamansari, arsitektur Rejowinangun atau sering disebut Situs Warungboto memiliki karakter lorong labirin berdinding tebal dan kolam petirtaan yang sangat khas.
Melalui proyek digitalisasi pariwisata ini, rintangan visibilitas fisik situs dapat diatasi. Anda kini dapat menyelami sisa-sisa kemegahan masa lalu secara utuh dan mendalam langsung dari layar gawai Anda.
Dalam aplikasi virtual tour initerdapat beberapa fitur interaktif yang dapat anda gunakan saat menjelajah, seperti di bawah ini
Eksplorasi setiap sudut ruangan, lorong sigar semangka, dan kolam petirtaan dengan pandangan 360 derajat omni-directional beresolusi tinggi
Titik navigasi interaktif yang tersebar di area situs untuk memunculkan pop-up informasi bagian-bagian dari pesanggrahan rejowinangun
Tidak akan tersesat berkat integrasi mini-map berbasis denah BPCB 2019 yang dilengkapi jarum radar dinamis penunjuk arah pandang Anda secara langsung
Terdapat beberapa informasi yang dapat pengguna coba seperti peta atau map yang terintegrasi dengan Google Maps, terkait lokasi dari situs warisan budaya ini
Cuplikan visual dari sudut-sudut di Pesanggrahan Rejowinangun